semua orang pasti pernah jatuh cinta. kalo udah pernah jatuh cinta, jelas pernah patah hati pula. iya patah hati. seiring bertambahnya usia, patah hati gak akan sesakit awalnya. karena kita akan belajar dan akan selalu belajar gimana cara menghadapinya. dari mulai gak mau makan sampe berat badan turun 10 kg atau malah makan melulu sampe badan kek babi atau bahkan jadi lebih rajin ke perpustakaan buat belajar dan membaca buku 'cara move on kilat'. banyak cara. tapi yang pasti patah hati akan ngubah cara pandang orang terhadap cinta. gitu kata buku raditya dika. dan bener. aku setuju.
awalnya kita ngeliat cinta kayak di film disney. sleeping beauty, cinderella, alladin, beauty and the beast dll. semua ada pangeran tampan nan sempurna. setelah kamu merasa jatuh cinta dan patah hati untuk pertama kali, semua akan berubah. semua itu bakal kayak dongeng siang bolong. dongeng pengantar tidur kamu dan saat kamu bangun kepahitan cinta bakal kamu rasa lagi. dan mungkin kamu akan kembali menangis. tragis. jahat memang.
"dalam hidup kita akan bertemu 2 orang yang sangat istimewa. yang pertama adalah dia yang berusaha mengubah caramu melihat dirimu dan duniamu. kedua adalah dia yang membuatmu kembali percaya diri setelah kamu kehilangan orang yang pertama."-anon
kalo dongeng klasik pengantar tidur gak perlu ketemu orang pertama, langsung orang kedua jadi yang pertama dan terakhir.
itu cinta. problem lain juga bakal bikin kamu ngubah cara pandangmu terhadap dunia. masalah akan membuat kamu jadi 2 tipe; pertama, kamu akan berubah lebih positif dan kedua, kamu akan jadi lebih buruk dari yang sebelumnya. gak semua orang bakal jadi baik dan gak semua juga bakal jadi buruk. semua tergantung orang nya masing-masing dan tergantung situasi juga lingkungan. ketika kamu dihadapkan pada suatu masalah, dan lingknganmu gak support kamu, otomatis kamu bakal jadi cuek. ehm...jadi ketika kamu menghadapi suatu yang buruk dan berat tapi gak ada satupun yang nolong maupun ya dengerin curhatan kamu lah, jelas kamu juga bakal melakukan hal yang sama saat ada orang lain yang punya masalah. diabaikan membuat kita terkadang juga mengabaikan orang lain. siapapun dia. bahkan orang tua kita sendiri. kita gak akan peduli seberapa besar masalahnya, yang jelas kita gak peduli.
terkadang lingkungan yang mengajarkan kita mengabaikan orang lain. lingkungan yang ngajarin kita jahat sama dunia. lingkungan yang ngajarin kita egois dan pununtut. gak kebayang kan hebatnya kekuatan lingkungan.
dua masalah ini intinya sama. sama-sama ngubah cara pandang kamu terhadap dunia. setelah kamu ngerti kemana arahnya, kamu bener-bener bakal berubah jadi orang lain. orang yang dulunya baik, perhatian setelah patah hati bisa jadi orang yang cuek dan galak. bahkan orang yang dulunya cuek dan galak bisa jadi orang yang baik dan perhatian setelah patah hati. atau malah lebih parah. kadang kita sendiri bisa milih mau jadi apa kita. apakah kita bakal berubah jadi orang lain setelah kita merasakan patah hati atau setelah kita mengalami masalah terhebat dalam hidup kita. kita bisa jadi orang yang lebih baik dalam memandang dunia didepan mata kita dengan senyuman. atau kita bisa jadi orang yang tak acuh sama dunia. egois dan no toleransi. itu pilihan. dan gak semua orang bisa milih dengan bijak walaupun dia tau mungkin dia bakal salah pilih.
aku mulai ngeliat dunia dari sudut pandang beda. begitu juga dengan cinta. kalo kalian percaya cinta sejati itu ada pada manusia ehm lawan jenis maksudnya, aku engga. gak percaya. banyak hal yang bikin aku gak percaya cinta sejati dari lawan jenis dan gak mungkin aku cerita disini. cinta sejati itu cuma dari Tuhan ke manusia dan ibu ke anak. cinta sejati dari seorang pria ke wanita atau sebaliknya itu bullshit. oke aku mulai gak pecaya itu cinta. aku bahkan gak bisa mendeskripsikan cinta. apa itu? entahlah. aku gak pernah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. mungkin pernah tapi aku gagal bangkit, akhirnya aku ngesot. aaahhhh apa ini!!!!
setelah 3 kali pacaran dan berakhir tragis, aku milih sendiri. sampe sekarang. kenapa gitu? pertama, aku gak mau main-main masalah hati karena...aku susah move on. astaga, move on gak segampang makan tempe. kedua, aku nunggu. aku nunggu pangeran kuda putihku dateng. aku nungggu orang 'kedua' itu dateng. ketiga, aku males terima omong kosong. janji selamanya tapi pergi. janji setia tapi selingkuh. cara pandang ku sama cinta akhirnya berubah juga seiring bertambahnya usia dan bertambahnya 'usia' jomblo ku. gak mudah jomblo sekian lama dengan banyak pria mendekati wkaakak berasa laku bat gue :(
dari aku ngeliat cinta itu begini sampe cinta itu begitu. gimana jelasinnya ya, ehm....intinya pandangan cinta yang dulu berubah. aku gak pecaya cinta sejati dari lawan jenis. aku gak pecaya kalo mereka berjanji setia selamanya maka itu yang bakal mereka lakukan. aku jadi wanita tuna asmara dan akan jadi wanita skeptis sama cinta. cinta yang aku tau sekarang cuma, cinta Tuhan dan cinta mama. cuma itu yang aku yakin tulus dan bener-bener sejati.
mungkin aku harus ketemu sama orang yang beda. orang yang ngebuat aku ngubah semua pandangan negatifku tentang cinta bahkan dunia. dia yang bantu aku melihat dengan kacamatanya berbeda.
translator
Rabu, 27 Mei 2015
Sabtu, 23 Mei 2015
ini perjalanan panjang (katanya)
9 mei 2015
aku naik kereta ke semarang sama kakak perempuanku dan keluarga kecilnya. well, harus diakui aku sangat amat suka naik kereta. tau kenapa? karena kamu bisa liat sawah dan jalan raya juga orang-orang. hahaha lucu memang anak kampung suka liat sawah dan semacamnya padahal disekitar rumahku banyak sawah dan aku bisa liat kapanpun aku mau. ehm..tapi yang ini beda, sangat berbeda. aku tidur terus dikereta karena yaaa aku lelaaaaah dan sangat amat lelah. sebenernya aku ngantuk. aku tidur sampe kami semua di semarang dan kami langsung cuuus ke mall paragon semarang tempat aku cari makan dan sebelah mall paragon itu 'calon kasurku' berada. jadi, di mall kami jalan sambil bawa koper dan tas. kami cari makan sembari nunggu check-in di hotel dan kami sebenernya nunngu kakakku dari jakarta dateng. pas dia dateng kami mulai check-in. beberapa hari di sana gak ada yang berkesan sih. oia, btw aku ke semarang krn ada sepupu jauh nikah. dan abis acara nikahan itu aku tinggal sendirilah di semarang. aku sehari di semarang. sebenernya aku mau ke jogja juga cuma karena aku gak enak badan karena emang ya waktu sebelum perjalanan panjang ini saya jatuh terkapar haha gadeng candaaa.......
oke. aku ke tempat temenku. dia....kembaran. mungkin sekarang gak kembar lagi karena ya, kami berubah hahaha. aku nginep tempat dia sehari semalem. dia ngajak aku ke kampusnya. kita beli lekker paimo. kita makan eskrim. itu aja. oke beberapa hari di semrang gak berkesan sama sekali sekali lagi kubilang.
12 mei 2015
hari terakhir di semarang. HOREEEEEE....aku gak tau betapa bahagianya aku bakal pulang. oke, mungkin di semarang bakal lebih menyenangkan kalo kamu punya temen yang gak super sibuk. sorry aku bilang gini, cuma yaaaa emang temenku gak punya banyak waktu buat ya sekedar jalan jalan cantique lah. dia cuma rapat, rapat, dan rapat. ehm..kuliah juga sama praktikum. aku ngerasa, "it's a huge mistake aku tetep di semarang dan tinggal sama dia". aku lebih banyak ngobrol sama bapaknya. dia? entahlah, kami gak banyak ngobrol. gak banyak cerita. emang dia bukan tipe pencerita kayak aku sih. tapi, heeei, kamu gak ketemu temenmu lamaaa sekali bahkan semenjak kalian lulus SMA dan saat kalian ketemu kalian cuma diem aja? oh, its sucks! actually, kami gak cuma diem aja. kami ngobrol cuma ngobrol ya seadanya. aku udah pengen pulang saat itu juga tapi aku buta arah. aku gatau gimana caranya pulang. well, dan hari ini pun tiba. aku naik bisa malam ke malang dan itupun bapaknya yang nganter aku nunggu bis. sedikit ada ketidaknyamanan disini tapi apaboleh buat aku kan mau pulang. astaga, aku gak kuat berlama-lama sama orang yang......gak punya waktu buat kamu. bahkan untuk nemenin kamu ngobrol. and here i gooooooo............
13 mei 2015
jam 05.00 pagi aku sampe malang. aku udh bilang temen kost ku dulu buat nginep kamar dia. well, dia gak seburuk yang kemaren kok hahahaha. dia teman yang menyenangkan. dia temen pertama di malang. aku ditempat dia selama seminggu kurang lebih. dan disini petualangan dimulai,,,(petualangan apasih, lebay)
sekitar seminggu aku dimalang. yah gitudeh aku lari dari kenyataan pahit menyakitkan dirumah a.k.a neraka. gpp dong jalan sebelum kamu bener-bener gak bisa kemana-mana lagi.
aku di malang. dan aku disini bukan sebagai siswa lagi melainkan visitor alias cuma pengunjung atau tamu. yah, itu termasuk kenyataan menyakitkan. dulu, setahun yang lalu aku kuliah dimalang. tempat yang gak pernah terbayangkan ada dalam list kota bakal tempat pendidikan tertingggiku sampe akhirnya 'setan-setan' di belakangku narik aku kejurang dan gak balikin aku lagi. yah, menyedihkan sekali. hidup ini kadang tak seadil itu.
oke, beberapa hari dimalang aku ketem temen lamaku. dia temen SMA juga tapi gak seperti kemaren ya hahaha dia penuh misteri ceileeee wkwkwk stop balik ke topik
aku deket sama dia baru pas aku kuliah sih. karena kita sama sams di universits yang sama. dan gak punya temen. beda fakultas aja. kita main bareng kemaren. belanja dan makan bareng. aku nemenin dia 'mbabi' hahaha fyi aja dia kuat banget makannya, abis makan mie, kita pindah ke mc donalds dan ditambah dia makan molen dan mungkin sama onde-onde juga. astagaaaa hhaha tapi aku suka dia, aku suka makan ama dia karena dia gak jaim. jadi gak ada alasan juga buatku jaim depan dia.
hari berikutnya aku pergi sendiri. well, gak ada kenikmatan didunia yang bisa ngalahin "me time". aku sebenernya suka jalan sendiri. belanja sendiri, makan sendiri. itu lebih baik menurutku. aku ke matos. matos itu salah satu mall di malang. aku kesana sendiri, sebenernya aku kesana mau cari sesuatu sekalian mau baca novel di foodcourt. yah, april gak punya tempat khusus untuk baca novel selain di mall. hahaha padahal malll berisik tapi aku menyukainya. aku berangkat dari jam 11 siang dan aku pulang jam 5 sore. lama kan? iya. banget. tapi aku gak ngerasa lama. itu menyenangkan.
pulang dari matos aku jalan kaki. yaah, gak buruk buat jalan kaki. semeter, dua meter, tiga meter dan seterusnya. capek? engga sama sekali. aku suka jalan kaki sendirian. biar kayak di novel-novel romance gitu, pas jalan kaki kamu ketemu pangeran berkuda putihmu atau kamu ketemu seseorang yang ada dalam pikiranmu atau seseorang yang gak kamu pikirkan sama sekali tapi kamu suka dateng dan nawarin "eh, kok kamu jalan kaki? dari mana? ayo kuanter." nah kan. pasti semua cewek memikirkan hal yang sama. tapi, sejauh apapun aku jalan, gak ada yang nawarin aku sampe kostan....
dan liat-liat kampus, aku jadi inget setahun lalu. aku ospek disana. bangun pagi demi upacara mahasiswa baru. merasa bangga jadi salah satu mahasiswa di kampus favorit. tiap pulang kuliah ada yang telpon nanyain kabar. nanyain udah makan apa belum. tiba-tiba aku nangis. tiba-tiba aku kangen. mama. jalan selangkah demi selangkah inget hal itu. rasanya baru kemaren aku ditelpon mama. aku liat sekeliling, banyak anak disana. mereka ada yang dari fakultas masing-masing, mungkin kerja tugas atau sekedar cari wifi gratis. aku rindu jadi mahasiswa dan segudang kesibukan juga tugas-tugasnya. aku liat lagi sekeliling, dan yaah mereka beruntung. sangat beruntung punya orang tua lengkap. bahkan walaupun gak lengkap paling engga mereka masih bisa kuliah. masih bisa ngerasa pake toga suatu hari nanti, foto sama keluarga dan teman-teman, dapet ijazah. beruntung. ya, beruntung. mungkin aku harus bersyukur karena Tuhan gak sembarangan kasih cobaan. mungkin masalahku sekarang ini adalah 'hadiah' dari Tuhan yang emang khusus Tuhan siapin buatku. aku rasa orang lain belum tentu dapet hal yang sama kayak yang aku dapet ini. tapi gak punya mama itu bukan keberuntungan. itu penyakit. entahlah, kekadang aku pengen ikut mama karena yaa, aku capek. ehm..logikaku gak bisa mengartikan maunya Tuhan apa. tapi kadang aku pengen menunjukan kalo aku bisa. aku kuat. aku...tegar mungkin buat ngadepin ini dan hei aku pasti sukses! itu. kadang itu yang terjadi. kadang. iya kadang banget.
percayalah, jadi sok kuat itu melelahkan. jadi sok 'gak ada apa-apa' dan sok 'aku gak papa kok' itu melelahkan, menjengkelkan dan yang pasti selalu bisa bikin kamu nangis. aku apa-apa. aku bermasalah. aku sakit. tapi, gak ada yang peduli kan? gak ada yang peduli sampe aku bilang kalo aku kenapa-napa. dan, bahkan keluarga terdekatmu gak tau kamu kenapa-napa. atau mereka emang menutup mata? entahlah. aku gak pernah tau dan aku gak mau tau.
well, perjalanan dari matos ke kostan kayak perjalanan yang sangat jauh. aku jalan pelan. ngapain juga aku cepet-cepet. aku free, gak punya janji. dan gak lagi terburu-buru juga. aku seneng bisa jalan sendiri. aku seneng bisa jalan kaki ditempat yang agak sepi kayak kampus di hari sabtu. ada anak-anak tapi sedikit dan gak terlalu bising. aku suka itu. lain kali aku bakal jalan lagi, dan mungkin bukan di malang. tapi disuatu tempat, sendirian.
NB: kadang menjadi nggak tau itu menyenangkan :)
Langganan:
Postingan (Atom)