translator

Rabu, 22 Juli 2015

Bicara soal cinta

Dulu waktu kecil kita lebih sering denger 'sayang' ketimbang cinta. Cinta kedengeran lebih 'ekstrim' lebih 'dalem' ketimbang sayang. Tapi pas udah remaja, cinta kedengeran gak segitu ekstrim (sebenernya cinta lebih kedengeran lebay di telinga gue).

Cinta. Apasih definisi cinta menurut kalian? Cinta bisa bikin orang buta jadi melihat, bisu berbicara, dan yang lumpuh berjalan. Bahkan bisa buat org yang berjalan jadi lumpuh. Bisa bayangin kan orang yang kuat bisa lemah karena cinta? Jadi, apa dong cinta itu? Penyakit? Bukan. Lalu? 
Entahlah. Aku juga engga tau apa itu cinta. Cinta yang aku tau cuma ada 2. Tuhan Yesus yang mati di atas kayu salib demi menebus dosa kita dan cinta ibu ke anaknya. Selain itu aku gak percaya sama cinta.
Banyak hal yang bikin ngga percaya sama cinta. Bukan berarti aku ngga mau jatuh cinta, gak pernah jatuh cinta dan gak mau mencintai. Aku dengan senang hati akan mencintai dan jatuh cinta.

Coba dipikir lagi deh, segitu kuat nya kekuatan cinta. Dia bakal mendobrak 'pintu' dihati kamu dan maksa masuk. Setelah dia tinggal, dia meribek hati kamu. Yah, boleh diakui ketika kita jatuh cinta itu adalah perasaan yang luar biasa.  Kamu jadi selalu tersenyum karena cinta, selalu tertawa bahagia bahkan menangis bahagia. Dia memberikan kamu segalanya sebelum mengambil segalanya dari kamu. 
Dan aku gak habis pikir sama orang-otang yang rela ngasih 'segalanya' demi cinta. Atas nama cinta dia rela. Diluar logija menurut orang2 kayak aku. Tapi menurut mereka mungkin engga.

Cinta segitunya bikin kita lupa makan, menyakiti diri ketika dia pergi. Kita bakal nangis berhari-hari krn cinta. Oh my God.

Aku nulis gini bukan karena aku gak percaya cinta. Nope! Aku sangat percaya sama cinta. Tapi untuk saat ini cinta yang aky percaya ya hanya 2 diatas yang aku sebut tadi. Aku belum menemukan cinta yang bisa bikin aku jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. 
Bukan romeo and juliet. Bukan. Itu cuma cerita. 

Waktu aku berpikir soal cinta, aku mikir bakal kutulis di blog. Entah tetiba aku duduk sendiri dan mikir soal cinta. 
Aku liat orang-orang sama pasangan mereka. Mereka ngobrol, bercanda, berantem, bahkan saling ngusilin. Lucu ya. Haha the power of love. Dia bisa buat kamu melihat apa yang gak orang lain lihat. Dan lebih lucu lagi ketika cinta itu pergi, sepasang kekasih jadi kayak gak saling kenal.....benerkan? Yakk bener! Kebanyakan gitu.

Udah ngomong panjang lebar jadi definisi cinta apaan dong?
Kalo dari instagram, tumblr dan beberapa lain (kok ig sama tumblr bukan wikipedia?) cinta itu ketika bahagianya itu bahagia kamu juga. 
Jadi kayak gini 'yang penting elo bahagia, gue mah besok gampang' nah gitu. Pernah gak gitu? Pernah kan? Aku pernah tapi aku gak bisa bilang itu cinta. Mungkin cinta lebih dari itu kali ya. Entahlah. 

Rabu, 27 Mei 2015

bukan cerita patah hati

semua orang pasti pernah jatuh cinta. kalo udah pernah jatuh cinta, jelas pernah patah hati pula. iya patah hati. seiring bertambahnya usia, patah hati gak akan sesakit awalnya. karena kita akan belajar dan akan selalu belajar gimana cara menghadapinya. dari mulai gak mau makan sampe berat badan turun 10 kg atau malah makan melulu sampe badan kek babi atau bahkan jadi lebih rajin ke perpustakaan buat belajar dan membaca buku 'cara move on kilat'. banyak cara. tapi yang pasti patah hati akan ngubah cara pandang orang terhadap cinta. gitu kata buku raditya dika. dan bener. aku setuju.

awalnya kita ngeliat cinta kayak di film disney. sleeping beauty, cinderella, alladin, beauty and the beast dll. semua ada pangeran tampan nan sempurna. setelah kamu merasa jatuh cinta dan patah hati untuk pertama kali, semua akan berubah. semua itu bakal kayak dongeng siang bolong. dongeng pengantar tidur kamu dan saat kamu bangun kepahitan cinta bakal kamu rasa lagi. dan mungkin kamu akan kembali menangis. tragis. jahat memang.

"dalam hidup kita akan bertemu 2 orang yang sangat istimewa. yang pertama adalah dia yang berusaha mengubah caramu melihat dirimu dan duniamu. kedua adalah dia yang membuatmu kembali percaya diri setelah kamu kehilangan orang yang pertama."-anon
kalo dongeng klasik pengantar tidur gak perlu ketemu orang pertama, langsung orang kedua jadi yang pertama dan terakhir.

itu cinta. problem lain juga bakal bikin kamu ngubah cara pandangmu terhadap dunia. masalah akan membuat kamu jadi 2 tipe; pertama, kamu akan berubah lebih positif dan kedua, kamu akan jadi lebih buruk dari yang sebelumnya. gak semua orang bakal jadi baik dan gak semua juga bakal jadi buruk. semua tergantung orang nya masing-masing dan tergantung situasi juga lingkungan. ketika kamu dihadapkan pada suatu masalah, dan lingknganmu gak support kamu, otomatis kamu bakal jadi cuek. ehm...jadi ketika kamu menghadapi suatu yang buruk dan berat tapi gak ada satupun yang nolong maupun ya dengerin curhatan kamu lah, jelas kamu juga bakal melakukan hal yang sama saat ada orang lain yang punya masalah. diabaikan membuat kita terkadang juga mengabaikan orang lain. siapapun dia. bahkan orang tua kita sendiri. kita gak akan peduli seberapa besar masalahnya, yang jelas kita gak peduli.

terkadang lingkungan yang mengajarkan kita mengabaikan orang lain. lingkungan yang ngajarin kita jahat sama dunia. lingkungan yang ngajarin kita egois dan pununtut. gak kebayang kan hebatnya kekuatan lingkungan.

dua masalah ini intinya sama. sama-sama ngubah cara pandang kamu terhadap dunia. setelah kamu ngerti kemana arahnya, kamu bener-bener bakal berubah jadi orang lain. orang yang dulunya baik, perhatian setelah patah hati bisa jadi orang yang cuek dan galak. bahkan orang yang dulunya cuek dan galak bisa jadi orang yang baik dan perhatian setelah patah hati. atau malah lebih parah. kadang kita sendiri bisa milih mau jadi apa kita. apakah kita bakal berubah jadi orang lain setelah kita merasakan patah hati atau setelah kita mengalami masalah terhebat dalam hidup kita. kita bisa jadi orang yang lebih baik dalam memandang dunia didepan mata kita dengan senyuman. atau kita bisa jadi orang yang tak acuh sama dunia. egois dan no toleransi. itu pilihan. dan gak semua orang bisa milih dengan bijak walaupun dia tau mungkin dia bakal salah pilih.

aku mulai ngeliat dunia dari sudut pandang beda. begitu juga dengan cinta. kalo kalian percaya cinta sejati itu ada pada manusia ehm lawan jenis maksudnya, aku engga. gak percaya. banyak hal yang bikin aku gak percaya cinta sejati dari lawan jenis dan gak mungkin aku cerita disini. cinta sejati itu cuma dari Tuhan ke manusia dan ibu ke anak. cinta sejati dari seorang pria ke wanita atau sebaliknya itu bullshit. oke aku mulai gak pecaya itu cinta. aku bahkan gak bisa mendeskripsikan cinta. apa itu? entahlah. aku gak pernah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. mungkin pernah tapi aku gagal bangkit, akhirnya aku ngesot. aaahhhh apa ini!!!!

setelah 3 kali pacaran dan berakhir tragis, aku milih sendiri. sampe sekarang. kenapa gitu? pertama, aku gak mau main-main masalah hati karena...aku susah move on. astaga, move on gak segampang makan tempe. kedua, aku nunggu. aku nunggu pangeran kuda putihku dateng. aku nungggu orang 'kedua' itu dateng. ketiga, aku males terima omong kosong. janji selamanya tapi pergi. janji setia tapi selingkuh. cara pandang ku sama cinta akhirnya berubah juga seiring bertambahnya usia dan bertambahnya 'usia' jomblo ku. gak mudah jomblo sekian lama dengan banyak pria mendekati wkaakak berasa laku bat gue :(
dari aku ngeliat cinta itu begini sampe cinta itu begitu. gimana jelasinnya ya, ehm....intinya pandangan cinta yang dulu berubah. aku gak pecaya cinta sejati dari lawan jenis. aku gak pecaya kalo mereka berjanji setia selamanya maka itu yang bakal mereka lakukan. aku jadi wanita tuna asmara dan akan jadi wanita skeptis sama cinta. cinta yang aku tau sekarang cuma, cinta Tuhan dan cinta mama. cuma itu yang aku yakin tulus dan bener-bener sejati.

mungkin aku harus ketemu sama orang yang beda. orang yang ngebuat aku ngubah semua pandangan negatifku tentang cinta bahkan dunia. dia yang bantu aku melihat dengan kacamatanya berbeda.

Sabtu, 23 Mei 2015

ini perjalanan panjang (katanya)

9 mei 2015

aku naik kereta ke semarang sama kakak perempuanku dan keluarga kecilnya. well, harus diakui aku sangat amat suka naik kereta. tau kenapa? karena kamu bisa liat sawah dan jalan raya juga orang-orang. hahaha lucu memang anak kampung suka liat sawah dan semacamnya padahal disekitar rumahku banyak sawah dan aku bisa liat kapanpun aku mau. ehm..tapi yang ini beda, sangat berbeda. aku tidur terus dikereta karena yaaa aku lelaaaaah dan sangat amat lelah. sebenernya aku ngantuk. aku tidur sampe kami semua di semarang dan kami langsung cuuus ke mall paragon semarang tempat aku cari makan dan sebelah mall paragon itu 'calon kasurku' berada. jadi, di mall kami jalan sambil bawa koper dan tas. kami cari makan sembari nunggu check-in di hotel dan kami sebenernya nunngu kakakku dari jakarta dateng. pas dia dateng kami mulai check-in. beberapa hari di sana gak ada yang berkesan sih. oia, btw aku ke semarang krn ada sepupu jauh nikah. dan abis acara nikahan itu aku tinggal sendirilah di semarang. aku sehari di semarang. sebenernya aku mau ke jogja juga cuma karena aku gak enak badan karena emang ya waktu sebelum perjalanan panjang ini saya jatuh terkapar haha gadeng candaaa.......
oke. aku ke tempat temenku. dia....kembaran. mungkin sekarang gak kembar lagi karena ya, kami berubah hahaha. aku nginep tempat dia sehari semalem. dia ngajak aku ke kampusnya. kita beli lekker paimo. kita makan eskrim. itu aja. oke beberapa hari di semrang gak berkesan sama sekali sekali lagi kubilang. 

12 mei 2015

hari terakhir di semarang. HOREEEEEE....aku gak tau betapa bahagianya aku bakal pulang. oke, mungkin di semarang bakal lebih menyenangkan kalo kamu punya temen yang gak super sibuk. sorry aku bilang gini, cuma yaaaa emang temenku gak punya banyak waktu buat ya sekedar jalan jalan cantique lah. dia cuma rapat, rapat, dan rapat. ehm..kuliah juga sama praktikum. aku ngerasa, "it's a huge mistake aku tetep di semarang dan tinggal sama dia". aku lebih banyak ngobrol sama bapaknya. dia? entahlah, kami gak banyak ngobrol. gak banyak cerita. emang dia bukan tipe pencerita kayak aku sih. tapi, heeei, kamu gak ketemu temenmu lamaaa sekali bahkan semenjak kalian lulus SMA dan saat kalian ketemu kalian cuma diem aja? oh, its sucks! actually, kami gak cuma diem aja. kami ngobrol cuma ngobrol ya seadanya. aku udah pengen pulang saat itu juga tapi aku buta arah. aku gatau gimana caranya pulang. well, dan hari ini pun tiba. aku naik bisa malam ke malang dan itupun bapaknya yang nganter aku nunggu bis. sedikit ada ketidaknyamanan disini tapi apaboleh buat aku kan mau pulang. astaga, aku gak kuat berlama-lama sama orang yang......gak punya waktu buat kamu. bahkan untuk nemenin kamu ngobrol. and here i gooooooo............

13 mei 2015

jam 05.00 pagi aku sampe malang. aku udh bilang temen kost ku dulu buat nginep kamar dia. well, dia gak seburuk yang kemaren kok hahahaha. dia teman yang menyenangkan. dia temen pertama di malang. aku ditempat dia selama seminggu kurang lebih. dan disini petualangan dimulai,,,(petualangan apasih, lebay)
sekitar seminggu aku dimalang. yah gitudeh aku lari dari kenyataan pahit menyakitkan dirumah a.k.a neraka. gpp dong jalan sebelum kamu bener-bener gak bisa kemana-mana lagi. 
aku di malang. dan aku disini bukan sebagai siswa lagi melainkan visitor alias cuma pengunjung atau tamu. yah, itu termasuk kenyataan menyakitkan. dulu, setahun yang lalu aku kuliah dimalang. tempat yang gak pernah terbayangkan ada dalam list kota bakal tempat pendidikan tertingggiku sampe akhirnya 'setan-setan' di belakangku narik aku kejurang dan gak balikin aku lagi. yah, menyedihkan sekali. hidup ini kadang tak seadil itu. 
oke, beberapa hari dimalang aku ketem temen lamaku. dia temen SMA juga tapi gak seperti kemaren ya hahaha dia penuh misteri ceileeee wkwkwk stop balik ke topik
aku deket sama dia baru pas aku kuliah sih. karena kita sama sams di universits yang sama. dan gak punya temen. beda fakultas aja. kita main bareng kemaren. belanja dan makan bareng. aku nemenin dia 'mbabi' hahaha fyi aja dia kuat banget makannya, abis makan mie, kita pindah ke mc donalds dan ditambah dia makan molen dan mungkin sama onde-onde juga. astagaaaa hhaha tapi aku suka dia, aku suka makan ama dia karena dia gak jaim. jadi gak ada alasan juga buatku jaim depan dia.

hari berikutnya aku pergi sendiri. well, gak ada kenikmatan didunia yang bisa ngalahin "me time". aku sebenernya suka jalan sendiri. belanja sendiri, makan sendiri. itu lebih baik menurutku. aku ke matos. matos itu salah satu mall di malang. aku kesana sendiri, sebenernya aku kesana mau cari sesuatu sekalian mau baca novel di foodcourt. yah, april gak punya tempat khusus untuk baca novel selain di mall. hahaha padahal malll berisik tapi aku menyukainya. aku berangkat dari jam 11 siang dan aku pulang jam 5 sore. lama kan? iya. banget. tapi aku gak ngerasa lama. itu menyenangkan.
pulang dari matos aku jalan kaki. yaah, gak buruk buat jalan kaki. semeter, dua meter, tiga meter dan seterusnya. capek? engga sama sekali. aku suka jalan kaki sendirian. biar kayak di novel-novel romance gitu, pas jalan kaki kamu ketemu pangeran berkuda putihmu atau kamu ketemu seseorang yang ada dalam pikiranmu atau seseorang yang gak kamu pikirkan sama sekali tapi kamu suka dateng dan nawarin "eh, kok kamu jalan kaki? dari mana? ayo kuanter." nah kan. pasti semua cewek memikirkan hal yang sama. tapi, sejauh apapun aku jalan, gak ada yang nawarin aku sampe kostan....

dan liat-liat kampus, aku jadi inget setahun lalu. aku ospek disana. bangun pagi demi upacara mahasiswa baru. merasa bangga jadi salah satu mahasiswa di kampus favorit. tiap pulang kuliah ada yang telpon nanyain kabar. nanyain udah makan apa belum. tiba-tiba aku nangis. tiba-tiba aku kangen. mama. jalan selangkah demi selangkah inget hal itu. rasanya baru kemaren aku ditelpon mama. aku liat sekeliling, banyak anak disana. mereka ada yang dari fakultas masing-masing, mungkin kerja tugas atau sekedar cari wifi gratis. aku rindu jadi mahasiswa dan segudang kesibukan juga tugas-tugasnya. aku liat lagi sekeliling, dan yaah mereka beruntung. sangat beruntung punya orang tua lengkap. bahkan walaupun gak lengkap paling engga mereka masih bisa kuliah. masih bisa ngerasa pake toga suatu hari nanti, foto sama keluarga dan teman-teman, dapet ijazah. beruntung. ya, beruntung. mungkin aku harus bersyukur karena Tuhan gak sembarangan kasih cobaan. mungkin masalahku sekarang ini adalah 'hadiah' dari Tuhan yang emang khusus Tuhan siapin buatku. aku rasa orang lain belum tentu dapet hal yang sama kayak yang aku dapet ini. tapi gak punya mama itu bukan keberuntungan. itu penyakit. entahlah, kekadang aku pengen ikut mama karena yaa, aku capek. ehm..logikaku gak bisa mengartikan maunya Tuhan apa. tapi kadang aku pengen menunjukan kalo aku bisa. aku kuat. aku...tegar mungkin buat ngadepin ini dan hei aku pasti sukses! itu. kadang itu yang terjadi. kadang. iya kadang banget.
percayalah, jadi sok kuat itu melelahkan. jadi sok 'gak ada apa-apa' dan sok 'aku gak papa kok' itu melelahkan, menjengkelkan dan yang pasti selalu bisa bikin kamu nangis. aku apa-apa. aku bermasalah. aku sakit. tapi, gak ada yang peduli kan? gak ada yang peduli sampe aku bilang kalo aku kenapa-napa. dan, bahkan keluarga terdekatmu gak tau kamu kenapa-napa. atau mereka emang menutup mata? entahlah. aku gak pernah tau dan aku gak mau tau.
well, perjalanan dari matos ke kostan kayak perjalanan yang sangat jauh. aku jalan pelan. ngapain juga aku cepet-cepet. aku free, gak punya janji. dan gak lagi terburu-buru juga. aku seneng bisa jalan sendiri. aku seneng bisa jalan kaki ditempat yang agak sepi kayak kampus di hari sabtu. ada anak-anak tapi sedikit dan gak terlalu bising. aku suka itu. lain kali aku bakal jalan lagi, dan mungkin bukan di malang. tapi disuatu tempat, sendirian.


NB: kadang menjadi nggak tau itu menyenangkan :)

Senin, 06 April 2015

Sepatah Kata dari Selatan

saat kalian masih kecil pasti kalian punya cita-cita atau impian. pengen jadi dokter, pilot, perawat, polisi, tentara dan lain-lain. semua imipian itu bakal kalian usahain buat jadi nyata. dan gak sedikit dari orang yang usaha mereka bisa mewujudkannya. gitu kan?

tapi, aku enggak. aku gak bisa. bukan karena keterbatasan biaya atau gak seijin org tua, ini lebih ke keterbatasan fisik. entah ini hal yang bisa diterima sama suatu perusahaaan atau enggak, tapi aku yakin ini gak bisa diterima. astaga katanya mulutmu harimaumu, kalau kita percaya gak bisa ntar bakal gak bisa beneran :( duh jangan dongs

penyakit ini udah ada sejak aku kecil. mungkin dari aku bayi. tapi baru ketauan pas aku kelas 3 SD. gak nyangka dong aku yang segede ini, selincah ini, setangguh ini (cieee tangguh cieee agung hercules kaleee....) oke jangan hiraukan yang di kurung hahaha...
gak nyangka aku yang kelihatannya sehat banget dan tumbuh dengan baik ini bisa sakit, dan sakitnya yaa lumayan cukup amat parah....lumayan cukup amat parah itu segimana parahnya, entahlah
dokter bilang aku harus operasi karena gak bisa rawat jalan dengan penyakit ini. ada sih penyakit yang sama tapi bisa rawat jalan, tapi kalo sejenis ini gak bisa jadi harus dioperasi. sejak kecil, dari SD tepatnya, aku udh minum obat. bukan obat kimia tapi obat herbal. dr cina katanya. dari mulai yang kek tai kambing sampe yang baunya astaga amit-amit mau muntah rasanya cium baunya dan terakhir aku minum yang pake campuran ceker ayam.....iyuuuuh kulit ayam aja aku gak mau apalagi ceker ayam :(

syedih, tapi gimana. udah banyak yang dilakuin tapi gak ada perubahan. aku kuat Puji Tuhan masih bisa beraktivitas bahkan buat lari masih sangat bisa. tapi ya gitu, kek mo mati abis lari
btw, aku belom kasih tau penyakitku apa. kalian mungkin heran kalo kalian tau aku yang kenal yang tau yang ngerti aku kayak apa badannya tinggginya gedenya pasti gak nyangka.

jantung. jantungku bermasalah. sejak bayi. and it makes me look pathetic. gak nyangka kalo badan segede ini bisa sakit macam itu. pas orang pada kaget an bilang "kok bisa sih anak kayak gini sakit jantung, salah kali dokternya...." aku selalu berharap dokter salah. aku selalu berharap bukan hasil diagnosaku yang di ambil  tapi punya orang lain. KOK JADI KAYAK SINETRON SIH, PRIL HAHAHA oke skip!
tapi nyatanya enggak. itu punyaku. itu aku. aku yang bermsalah. aku yang sakit. aku yang...cacat.

awalnya aku gak ngerasain keberatan sedikitpun aku sakit. aku merasa sehat dan sakit ini adalah sakit biasa. setelah aku SMP baru aku ngerasa gak pewe. aku gak bisa olahraga kayak anak lain. aku cinta olahraga. aku suka basket dan bulu tangkis. fyi, papaku atlet bulu tangkis desa haha mungkin bakat bulu tangkis papa nurun ke aku. aku tinggi, bisa main meskipun gak pinter banget kayak papa dan aku juga cinta bulu tangkis. tapi, keadaanku gak bisa bikin aku jadi salah satu dari mereka. jantung ini gak bisa diajak kompromi kekadang. aku bisa sesek bisa gemeteran gak jelas tapi Puji Tuhan gak sampek biru bibirku. astaga, keadaan kayak gini bener-bener ngeganggu banget. bener-bener bikin down.

SMA aku masih oke. gak terlalu masalah sama keadaan meskipun rada terganggu kekadang tapi yasudahlah. intinya disini aku masih cuek secuek-cueknya. aku gak bisa olahraga okelah, aku gak bisa lari, okelah. no problem toh banyak juga temanku yang gak olahraga.

tapi sekarang beda. i almost 22 years old this April and i'm thinking abot how can i get a job with my bad condition?! impossible aku bisa keterima kerja disuatu perusahaan dengan riwayat sakit kayak gini. entah ya, aku gak bisa yakin ama diri sendiri. dilain sisi aku yakin aku bisa karena aku punya Tuhan yang bekerja sama aku. Dia ada sama aku bahkan bertahun-tahun loh. tapi dilain sisi aku gak yakin karena, astaga aku bahkan bisa gak mikir ada tuhan disini.

kayaknya hancur aja sebuah mimpi cuma gara-gara penyakit laknat ini. kalo aku gak sakit mungkin aku atlet sekarang. atlet bulu tangkis kebanggaannya indonesia atau kalo gak bisa jd kebanggaan indonesia, aku bisa jadi kebanggaannya papa. atau aku bisa jadi atlet basket. aku gak akan dapet kendala apapun. dan sekarang aku mau kerja ditempat yang oh my God gak kebayang kalo orang sakit macem aku masuk disana. kemungkinannya cuma...ehm.....berapa persen nih enaknya hahah pengen bilang 99,99999% sih boleh gak? hahaha gak mungkin ya :(

apa iya orang yang sakit kayak aku gak boleh punya cita-cita?
apa orang yang cacat kayak aku gak boleh bermimpi kayak anak normal lain?
apa iya calon orang yang bakal punya bekas luka di dadanya masih bisa menggapai impiannya?
aku butuh jawaban, apa bisa? apa diijinin orang kayak aku ini punya harapan? apa boleh aku berharap?
tau gak sih kalo aku sekarang takut banget bermimpi. aku takut kecewa. aku takut gak bisa nerima trus aku jatuh dan tak bisa bangkit lagi (hahahaha..jok nyanyi wooy serius................!!!!)

the old said: " you cannot always wait for the perfect time, sometimes you must dare to jump"
yaap, sometimes you must dare to jump to feel how cold the water is.
yes, i'm agree. tapi, bukan dalam kondisi dan situasi kayak aku sekarang.
kadang aku mikir, aku bisa olahraga walaupun gak jago kayak atlet pada umumnya tapi aku sakit. aku dikasih penyakit macam ini. gimana aku bisa berkembang? gimana aku bisa kembangkan talenta dari Tuhan kalo Tuhan aja kasih aku sakit? dan percaya deh, sampe sekarangpun aku ngerasa gak punya telanta apapun selain olahraga tadi. aku cuma bisa itu. yang lain aku gak tau. katanya aku punya selera fashion bagus, kan katanya tapi aku gabisa jd fashion designer. itu bukan hidup saya. lalu aku harus apa? aku bahkan gak yakin sama diri sendiri. aku gak bisa tau apa yang bener-bener aku mau karena terpentok sama sakit ini. ketika aku mau jadi ini, penyakit yang menghalangi. ketika aku mau itu, penyakit juga yang menghalangi. kayaknya emang orang "cacat" macam aku gak bisa berharap, bermimpi, apalagi menggapainya. membuatnya jadi kenyataan. gak. gak bisa. sulit.

aku pernah ikut ekskul dance, dan gagal. karena aku gak bisa mengikuti gerakan dengan baik dan aku gak punya nafas yang cukup buat nari dengan gerakan cepat bahkan buat modern dance sekalipun. astagaaaaa, kebayang gak sih gimana parahnya. aku gak paham lagi, gak bisa ngerti lagi gimana menjelaskannya. ini sangat sulit dijelaskan.
pernah juga mau ikut basket pas sma karena aku punya mimpi main di DBL Arena. ngelawan SMA dari berbagai daerah. seru kali, tapi.......................sesuatu dalam diriku menolak untuk aku melakukannya. aku mencintai duniaku, hidupku namun tidak sakitku. dia telah membuang jauh impian dan cita-citaku bahkan harapanku sejak aku remaja.
diluar keliatan aku sehat. dan gak bakal bisa percaya orang yang cuma liat dari luar. aku sehat, aku kuat an tumbuh dengan sempurna Puji Tuhan, tapi enggak dengan jantungku. aku gak bisa bernafas dengan baik ketika aku jalan jauh, keyika aku lari aku juga gak bisa ngatur nafas dengan baik. aku kayak mau mati hoooeeekkk

temen ku gak bnyk tau ttg kondisiku. hanya segelintir orang. dan mungkin mereka gak peduli. who cares? siapa yang mau peduli sama org lain, bahkan sama diri sendiri aja mereka masih kelimpungan apalagi mau ngurusin org lain kan. aku risih mau bilang aku sakit, karena aku gak mau mereka kasihan sama aku. aku baik. aku sehat. dan aku gak perlu belas kasihan mereka. aku mau mereka liat aku kayak orang normal lain. bisa lari, lompat, jalan cepet dan olahraga tanpa ada masalah.
kadang juga iri sama orang-orang itu. mereka bisa melakukan segala aktivitas tanpa takut ada masalah sama jantung. tapi aku gak bisa. aku takut suatu ketika jantungku berhenti. takut sekali. dan yang paling aku takut adalah, aku udh bersedia dioperasi dan buat "tato" permanen di dadaku tapi akhirnya pas aku mau apply ke perusahaan malah ditolak karena aku punya riwayat sakit ini.

aku sempet frustasi akhir-akhr ini. pengen mati aja. pengen ikut mama. pengen gak ada lagi disini. karena aku aja gak bisa punya impian. aku gak bisa merealisasikan apa yang jadi keinginanku, i
harapan dan imipianku. jadi lalu buat apa hidup ketika kamu tidak bisa mengerjakan sesuatu yang kamu cintai? lantas apa gunanya hidup ketika kamu gak bisa menggapai semua mimpi kamu kan?
bingung ya. entah rencanaNya apa buatku. aku doa tiap hari aku gak mau operasi gak mau. aku gak mau ada bekas luka di badanku dan aku gak mau punya penyakit ini. aku pengen jantung baru. aku pengen badan yang baru. aku gak mau hidup dengan kondisi kayak gini. aku pengen sembuh.

lalu apa menurut kalian aku boleh bermimpi?
apa aku boleh punya impian kayak kalian punya impian macem-macem buat masa depan?